Bobotoh, Tak Lelah Mendukung Persib

Pertandingan sepakbola akan hampar tanpa kehadiran suporter. Kehadiran Suporter seperti menjadi pemain ke dua belas. Hal ini kerap di sampaikan oleh siapapun yang mencintai sepakbola. Bayangkan sebuah stadion yang sepi tanpa penonton. Pasti rasanya aneh. Dan mata kita pun memandangnya tidak sedap. Dalam hal ini, saya ingin menceritakan keberadaan Bobotoh pendukung Persib yang sangat kreatif. Kalau di lihat dari artinya saja, kita bisa tahu kalau mereka orang-orang kreatif. Bobotoh itu memiliki arti “orang-orang yang mendorong atau membangun semangat bagi orang lain”.  Nah namanya saja sudah keren. Apalagi anggota-anggotanya, sangat terbukti memiliki kreativitas yang tinggi.

 

Dalam tubuh bobotoh terdapat beberapa kelompok pendukung, Viking dan Bomber dan jenis lainnya seperti Bobotoh Oriental, Hooliganisme, Casuals dan Ultras. Namun kelompok-kelompok tersebut menjadi satu kesatuan dalam Bobotoh. Sebagai Suporter Persib, tidak berarti Bobotoh hanya tersegmen di kota Bandung saja. Berdasarkan catatan yang dihimpun dari beberapa sumber, Bobotoh juga terdapat di http://liga168.com/ Ciamis, Tasikmalaya, Banjar, Sukabumi, Cirebon, dan Bekasi. Bahkan di luar provinsi Jabar pun juga ada Bobotoh seperti di Jakarta, Serang dan Tangerang. Bobotoh pun selalu memadai stadion dimana saat Persib bermain di Kandangnya. Stadion berjubel ribuan dari segala penjuru kawasan Jabar. Mereka datang untuk menyaksikan tim kesayangan bertanding.

Bobotoh PERSIB

 

Bobotoh tidak hanya menampilkan sebagai suporter yang memiliki anggota banyak. Mereka juga memunculkan kreativitas. Kreativitas itu berasal fanatisme yang dibangunnya. Bahkan dalam sumber-sumber terpercaya, Bobotoh menjadi salah satu pilar untuk keberlangsungan hidup Persib selepas dari era-APBD. Inilah contoh suporter yang kreatif dan siap mendorong timnya dari segi apapun. Tidak hanya menampilkan sisi kuantitas saja, namun juga menampilkan sisi positifnya dalam mengusung tim kesayangan agar tetap bisa berlaga di lapangan hijau. Bobotoh sendiri memiliki website resmi bernama Bobotoh.id yang dikemas secara kekinian. Tampilan dan bahasa-bahasa yang digunakan sangat renyah. Dan dalam pengelolaannya menerapkan asas demokrasi. Karena dalam Bobotoh.id digunakan sistem poling untuk mengetahui pendapat umum terkait tim kesayangan mereka.

 

Bobotoh senyatanya menjalankan fungsi kontrol sosial. Ia menjadikan dirinya sebagai satu kesatuan dengan tim Persib. Persib dan Bobotoh adalah satu kesatuan. Tidak bisa dipisahkan. Dua-duanya menjadi elemen penting dalam menciptakan situasi lapangan yang baik dan keberlangsungan dari perjalanan tim Persib. Tak disangkal, meski dalam diri Bobotoh dihuni oleh jenis suporter yang berbeda-beda. Namun mereka tetap menamakan dirinya sebagai Bobotoh. Kita bisa ambil pelajaran dari Bobotoh bahwa menjadi satu bukan berarti harus sama. Begitu juga menjadi berbeda bukan berarti tidak bisa bersatu.

 

Dalam konteks ini, kita bisa mengambil pelajaran berharga. Bahwa bila kita menjadi suporter sepakbola harus mengedepankan akal sehat. Dengan mengedepankan akal sehat, fanatisme terhadap tim yang disukai akan berbuntut pada upaya positif membangun tim itu. Tak dipungkiri ada suporter yang bertingkah ndeso alias anarkis yang hobi membuat gaduh. Tidak hanya itu, suporter yang tidak bertanggung jawab biasanya akan mencoret-coret tembok stadion. Kita lazim menemukan dalam beberapa stadion di Indoesia terdapat tulisan hasil dari coret-coret tangan suporter. Karena itu, kita mesti mencontoh Bobotoh yang punya cara kreatif mengemas kefanatikannya. Tentu saja, itu semua yang dilakukan oleh Bobotoh adalah bentuk dukungan konkret kepada Persib. Mereka tidak henti-hentinya mendukung Persib dalam segala bentuk. Tak hanya itu, Bobotoh juga memperlihatkan suporter yang memberikan sumbangsing nyata bagi tim Persib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *